Sabtu, 14 April 2012
Interview with TAMAN KOTA
Taman kota adalah salah satu band Indie Pop yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. yang terdiri dari M Febri Hendarsyah - vocal, Rega Zulhan Vocalian - drum, Jamil Nur Ikhsan - gitar dan Handy Pamungkas Herman - bass. Taman Kota menghadirkan nuansa pop minimalis tahun 90'an dengan ciri khas petikan gitar crunchy dan tempo drum yang upbeat bergaya pop inggris tahun 90'an, sehingga selalu mengajak pendengarnya untuk berdansa atau sekedar menggoyangkan kepala serta memberikan angin segar dan pesan positif. Shiny Happy Records bekerja sama dengan Dufflecoat Recs(uk) merelease EP pertama mereka yg berjudul "Rainbow". Untuk menggali lebih dalam mengenai Taman Kota , Shiny happy berbincang bincang singkat dengan Ebbie(Vocal) dan Jamil(Guitar). Silahkan disimak :)
Shiny happy : bisa diceritakan gimana awal terbentuknya Taman kota?
Taman Kota: awalnya dari pertemanan adik saya (rega) drumer tamankota sama jamil yang sering main kerumah dan suka musik yang sama dengan saya akhirnya entah bagaimana mulanya tiba2 terbentuklah tamankota mungkin dari seringnya kita jaming
Shiny happy : itu tahun berapa?
Taman Kota: 2007
Shiny Happy: sudah berapa kali ganti personil hingga sekarang?
Taman Kota: mmhh sejauh ini tamankota belum pernah ganti personil paling pake additional player (bass) karena handi pernah hengkang dari tamankota karena kesibukannya dan akhirnya bergabung lagi sampe sekarang
Shiny Happy: Bicara soal nama band, apa yang melatar belakangi kalian menamakan band ini TAMAN KOTA? Apakah ada pesan dibalik nama ini?
Taman Kota: sebenernya ga ada arti khusus di balik nama tamankota ini tiba2 nama itu akhirnya terpilih tanpa fikir panjang kenapa saya memilih nama itu mungkin biar lebih gampang di ingat aja sih heheh
Shiny Happy: Bicara tentang Rainbow EP. Berapa lama kalian mempersiapkan EP ini hingga akhirnya direlease?
Taman Kota: kurang lebih 8 bulan dari mempersiapkan materi yg mau di garap sampe dirilis februari kemarin, cukup lama juga karena seperti biasa selalu ada kendala di setiap proses
Shiny Happy: Dimana kalian merekam materi lagu? Di studio tau di kamar?
Taman Kota: kebetulan kami mengerjakannya di rumah jamil di daerah jatinangor kamar jamil bisa disebut ruang kreatif buat saya, banyak ide2 lahir disana
Shiny Happy: secara keseluruhan apakah kalian puas dengan hasil recording dari EP ini? dalam arti inilah karakter sound yg diinginkan Taman Kota atau masih ada yg belum tereksplore?
Taman kota: sejauh ini sih sudah cukup mewakili apa yg kami inginkan (dari segi sound) bicara tentang masih ada yg belum tereksplore, pasti masih ada dan kami masih akan tetap berencana karena buat kami main musik itu seperti melukis tiap hari moodnya berubah2
Shiny Happy: lyrics lagu taman kota di album ini seperti ingin memberikan semangat dalam menjalani hidup..apakah ini memang bagian dari konsep EP ini dan kaitanya dengan Rainbow?
Taman Kota: Jamil: sebenernya sih konsep dari ep kami sendiri hanya sebatas untuk berbagi pengalaman dan semangat kami kepada kawan2 di seantero nusantara hahahah
tapi alangkah bahagianya kami apabila semangatkami bisa menghidupkan semangat kawan2 semua heheheheh. Ebbie: dan rainbow ini merupakan representasi dari lagu2 di ep tersebut
Shiny Happy: band band apa aja sih yg banyak memberikan influence buat Taman Kota?
Taman Kota: Ebbie: jujur saya banyak di pengaruhi oleh sarah records terutama blueboy dan madchester scene dan spirit DIY lokal tentunya
Jamil: menurut saya sih influence band dari kami tidak cenderung sama mas eko.. setiap personilnya punya influence masing2.. tapi kebetulan influence dari kami masih dalam satu irama. kalo buat saya sih yang paling berpengaruh buat saya blur, stone roses & blueboy yang paling melekat dihati dan jiwa ahahaha
Shiny Happy : Saya sering mendengar orang yg selalu menyebutkan “brit pop” , seperti: “gw anak brit pop, gw suka music brit pop and so on and so on”. Nah Kalo taman kota salah satu band yg menyebutkan kalo taman kota adalah band brit pop atau Taman kota adalah Indiepop? Perbedaanya dimana sih menurut taman kota brit pop dan indiepop itu sendiri?
Taman kota: HAHAHAHAHA saya jadi teringat cerita jaman saya (ebbie) masih smu yg dimana saat itu lagi musim2nya britpop hampir semua teman saya berambut poni, baju ketat, dan celana cutbray hehehe mirip brett anderson lah :p itu awal saya menyukai musik2 dari inggris khususnya pop. kami lebih nyaman disebut band pop saja deh biar orang2 yg mendengar saja yg memutuskan kami itu band seperti apa :)
Shiny Happy: Setelah EP ini keluar, tentunya semakin banyak yg mengenal Taman kota dari public local maupun internasional karena kan kalian juga direlease label inggris. Lalu apa lagi yg ingin kalian lakukan bersama Taman kota setelah ini?
Taman Kota: Sebelumnya kami sangat berterimakasih sama eko dan orang2 yang telah banyak membantu tamankota hingga akhirnya EP kami dapat rilis juga :) . mungkin setelah ini kami akan manggung2 kecil karena jujur saja kami tidak punya target yang besar di tamankota.kami hanya ingin sekedar bercerita tentang apa yang kami rasakan, karena bagi kami tamankota adalah sebuah media..sebuah ruang sebuah rumah dimana segala sesuatu yg ingin kami suarakan ya kami tuang dalam bentuk musik tentunya tergantung mood juga sih kayanya hahahaha kami tidak ambisius :)
Shiny Happy : Menurut Taman Kota Kesuksesan sebuah band diukur dari apa sih?
Taman Kota: Sukses buat kami adalah saat orang2 yg mendengarkan tamankota bisa terlibat langsung secara emosional mengenai apa yg telah kami sampaikan dalam lirik dan musik tersebut, jadi ukurannya adalah kepuasan lahir batin :)
Shiny Happy : Apakah kalian tertarik untuk bergabung dengan major label or stay DIY?
Taman Kota: Kami tidak terlalu suka dengan segala bentuk intervensi, we free what we are :) musik berawal dari senang2 just for fun jadi kami lebih memilih DIY karena kebebasan adalah nilai mutlak setiap insan MERDEKA!! hahahaha
Shiny Happy: Band – band Indiepop local yg banyak di kenal di luar seperti Anne Marie, Astrolab, Briliant at breakfast, sunny summerday, sharespring mereka menulis lyric dalam bahasa inggris. kembali ke Taman kota hampir semua lyric lagu Taman Kota dalam bahasa Indonesia, apakah ini konsep kalian untuk mengangkat bahasa Indonesia atau gimana? Ada nggak kemungkinan kedepanya kalian akan menulis seluruh lyric dalam bahasa inggris agar bisa dimengerti pendengar dari luar Indonesia?
Taman Kota: Nah kami jadi ingat perkataan alberto callegari saat mendengarkan track "takkan hilang" dia bilang: bahasa indonesia itu unik, alangkah bahagianya kami semakin banyak orang yg tertarik semakin banyak yg ingin belajar bahasa indonesia kali ya hahaha :D kami sudah mulai membuat lirik dalam bahasa inggris jadi ada kemugkinan lagu2 selanjutnya
Shiny Happy: Scene indiepop bandung cukup di kenal di luar sana. Ketika orang luar membicarakan Indiepop Indonesia mereka pasti menyebutkan kata Bandung. Kita sama sama tau disana ada Mocca, Astrolab, sunny summerday, twisterella, the Saturday guy, leach me lemonade. Bisa ga kalian ceritakan tentang scene indiepop bandung! Apa yg membuat indiepop sangat berkembang disana dan seperti tidak pernah habis melahirkan band – band indiepop yg bagus?
Taman Kota: Jujur, kami tidak terlalu mengikuti scene indiepop di bandung.kami hanya sekedar tahu saja ada band2 hebat seperti mereka :)
Shiny Happy: aktivitas kalian sehari hari apa sih?
Taman Kota: hanya jamil yg masih berkutat dengan kuliah, sisanya orang2 kerja :D
Shiny Happy: Buat sang guitaris, kenapa kamu punya 2 account di FB james dan jamil? Apakah ada motif tertentu? hehhehe
Taman Kota: supaya bisa jadi playboyz mas ekz hahahaha
Shiny Happy: Buat Ebbie, gimana rasanya menjadi vokalis band yg managernya sekaligus pacar?
Taman Kota: sangat senang sekali kemana2 bisa sama2 hehehehe perhatiannya dobel lah :D
Shiny Happy: Ada pesan untuk pecinta indiepop ditanah air atau untuk siapapun sebelum interview ini diakhiri?
Taman Kota: dengarkan apa yg ingin kalian dengarkan
lakukan apa yg ingin kalian lakukan. buat karya dari rasa buat harmoni dari imajinasi lakukan dengan cinta :)
terimakasih banyak bang eko sebanyak bintang di langit malam ini hehehe buat shiny happy records juga, dufflecoat, alberto callegari, ray kimura, nisha saraswati dan semua hal yg telah banyak menginspirasi kami :) LOVE... -TAMANKOTA-
Shiny Happy: Terima kasih atas intervienya Taman Kota, sukses selalu !
Minggu, 26 Februari 2012
SHR 12 TAMAN KOTA - Rainbow
Ini dia band yang berasal dari bandung bernama Taman Kota. Setelah penantian mereka cukup lama akhirnya mereka merelease sebuah EP bertitle Rainbow. Bersiaplah karena mereka akan membawa anda ke nuansa Indiepop ala Blueboy, the field mice, Days tanpa harus meninggalkan the king of madchester "The Stone roses". Ep ini dibantu beberapa orang yg handal dibidangnya masing. Artwork di garap oleh Ray Kimura asal Jepang, untuk minxing dan mastering di garap oleh Alberto Calliagri asal Italy yg pernah menggarap album dari band sekelas Warm Morning. EP ini merupakan release bareng dari 2 label yaitu Shiny happy records (Indonesia) dan Dufflecoat Records(UK). Dapatkan CDnya di Shiny Happy Records!
SHR 11 THE SATURDAY GUY - Snow Sighing on Winter
The Saturday Guy, band yang penuh dengan filosopi dalam penggarapan setiap albumnya ini kembali merelease EP ke 3 bertitle Snow Sighing on Winter.Masih mengusung warna musik yg sama Indiefolk/ dream pop. Kamu akan kembali disuguhkan pemainan guitar Acoustic full delay. EP bertemakan musim dingin yg berisi 7 lagu yg menenangkan hati.Album ini merupakan release bareng dari 2 label Shiny happy records(Indonesia) dan Dufflecoat Records(UK). Dapatkan CDnya di Shiny happy records!
Minggu, 11 Desember 2011
Flannel - Sad Story Ending review by Ananda Augusta Caesaria
FLANNEL - SAD STORY'S ENDING
By Ananda Augusta Caesaria
前は、日本のインディーズ・シーンの中に、まだFlannelというバンドを聴いていなかった。日本では、シューゲイザー・バンドがたくさんあってFlannelはその唯一のシューゲイザー・バンド。「sad story’s ending」というアルバムは始めての聴いたアルバム。このアルバムはカッコイイだと思っている。Flannelでメンバーは一人しかいない。トモヒロワカイである。トモヒロさんがすべてを一人でやっていた。本当にDIY的なバンドでしょうね。
このアルバムを聴くとThe Radio Deptみたいなサウンドが流れている。トモヒロさんがThe Radio Deptを感心して、サウンドがちょっと影響したわけだ。それで、Rideみたいなサウンドも流れている。Rideがたくさん日本のシューゲイザー・バンドを影響した。Flannelも影響された。
私にとって、このアルバムの中に、ドリミーなところがたくさんあった。日々を逆らう悲しさと意気感情もある。その感情は10曲で伝えた。「sunny」は最初の曲として、穏やかで流れている。この曲にもドリミーなところもある。この曲はオプニングとして結構合っている。聴者にFlannelの世界を紹介する。このアルバムの中に、一番好きな曲は「wall」。こんな調子が好きです。最高です。
「crossfader」一番ドリミーな曲だと思っている。こんな曲は真昼に聴いたら眠くなるそう(笑)トモヒロさんが上手にドリミーな曲を作ることができると思う。面白いのは「things day carries」はThe Pains Of Being Pure At Heartらしいだと思っている。そして、「lens」で悲しさから外出して、野原に遊ぶようなイメージがある。ギターもキラキラです。楽しい曲です。
「handfull of ashes」はちょっと速いリズムで、曲の意味について考えていた。「sad story’s ending」は立ち上がる日本のために提示する。3月に東北地方で大きな地震と津波があって、たくさんの人が亡くなったり行方不明になって、今も大変な生活を続ける人がいる。この曲のタイトルを見て、ずっと意味を考えている。このアルバムは「eyes & hands」で終わる。この曲も穏やかで流れている。でもこの曲は「なんでもずっと行く」というイメージがある。「eyes & hands」は良過ぎて終わる。関係がないけど、なんとなくこの曲にLuna Seaを思い出す。本当に関係がないよ(笑)
シューゲイザー・ファンはflannelを聴かなければならないと思っている。また一つのいい日本のシューゲイザー・バンドだと思っている。一人でやっていたが、このアルバムは結構完璧な作品。
contact Ananda:
http://facebook.com/yukaritelepath
http://encorevoice.blogspot.com/
http://ameblo.jp/sunnysundaesmile90/
contact Ananda:
http://facebook.com/yukaritelepath
http://encorevoice.blogspot.com/
http://ameblo.jp/sunnysundaesmile90/
Saya sebelumnya belum pernah mendengar nama Flannel dalam jajaran musisi indie di Jepang. Ada banyak sekali band Jepang yang beraliran shoegaze, nampaknya Flannel adalah salah satu dari banyaknya band beraliran shoegaze yang saya lewatkan. Album mereka yang berjudul Sad Story’s Ending adalah album pertama mereka yang saya dengar. Sad Story’s Ending merupakan album yang cukup keren, apalagi ternyata Flannel hanya digawangi satu orang saja yaitu Tomohiro Wakai. Tomohiro Wakai mengakui dia mengerjakan semuanya sendirian. Hmm… DIY sekali bukan?
Jika kalian mendengarkan album ini, sound-sound seperti The Radio Dept akan kalian dapatkan. Maklum saja, Tomohiro mengagumi band dari Swedia ini. Selain sound yang menyerupai The Radio Dept, Flannel juga menghadirkan sound seperti Ride. Ride banyak memberikan influence pada musisi Jepang, termasuk Flannel.
Menurut saya, hampir semua lagu di album Sad Story’s Ending bernuansa dreamy. Namun demikian, dalam album ini terdapat perasaan sedih dan bersemangat. Perasaan seperti itu disampaikan melalui sepuluh track. Dimulai dari track Sunny yang membuka album ini dengan santai dan cukup dreamy. Lagu ini memang cocok sebagai pembuka yang memperkenalkan music Flannel perlahan-lahan kepada pendengar. Dalam album ini yang paling saya suka adalah Wall, yang menjadi lagu berikutnya setelah Sunny. Saya menyukai irama seperti ini. Keren sekali.
Crossfader merupakan track yang paling dreamy menurut saya. Lagu seperti ini bisa bikin ngantuk kalo didengar di siang bolong, hehe. Menurut saya Tomohiro ahli membuat musik-musik yang dreamy. Menariknya, track Things Day Carries menurut saya sangat The Pains Of Being Pure At Heart. Kemudian, ada lagu Lens yang seolah mengajak keluar dari kesedihan dan bermain-main di padang rumput. Petikan gitar di lagu ini ceria sekali. Lagu yang menyenangkan.
Handfull Of Ashes dengan irama yang sedikit lebih cepat membuat saya bertanya-tanya apa maksud dari lagu ini. Album Sad Story’s Ending dipersembahkan untuk Jepang yang sedang mencoba bangkit. Pada bulan Maret lalu, bagian Jepang timur mengalami gempa besar dan tsunami yang mengakibatkan banyak orang meninggal dunia, sampai sekarang orang-orang yang hidup dalam kekacauanpun masih ada. Dengan melihat judul lagu ini, saya terus mengira-ngira apa makna yang terdapat di dalamnya.
Album ini ditutup oleh Eyes & Hands yang juga mengalun santai. Akan tetapi, dari lagu ini saya menangkap image untuk terus maju dalam kondisi seperti apapun. Eyes & Hands mengakhiri album ini dengan bagus sekali. Mungkin tidak ada hubungannya, tapi lagu ini entah kenapa membuat saya jadi teringat kepada Luna Sea. Yah, ini bener-bener nggak ada hubungannya :P
Fans shoegazer harus mendengar Flannel. Ini dia satu lagi musisi shoegaze Jepang yang patut diperhitungkan. Meskipun dia mengerjakannya sendiri, album ini cukup sempurna menurut saya.
contact Ananda:
contact Ananda:
| http://ameblo.jp/sunnysundaesmile90/ | |
| http://encorevoice.blogspot.com/ | |
|---|---|
| http://facebook.com/yukaritelepath | |
Rabu, 16 November 2011
SHR 09 DOUBLE DAN - A New Dawn
Double Dan adalah band berasal dari Malmo, Sweden yang terdiri dari Dan Lindgren (guitar n Vokal), Dan Eriksson ( bass ) dan Joakim Ödlund( guitar).ketika kamu mendengarkan Double Dan kamu akan terbawa ke sound swedish pop typical labrador recs mungkin ini terkait dengan personil mereka yg memiliki hubungan dengan band seperti Acid House Kings, club 8 hingga starlet. Bahkan guitarist mereka joakin odlund sampai saat ini masih aktif di Acid House Kings. Album a new dawn sendiri merupakan pembaharuan dari 3 inch CDR mereka sebelumnya yaitu A DAWN yg direlease oleh series two recs. Album A new Dawn merupakan proyek release bareng dari shiny happy recs (Indonesia) dan Dufflecoat Recs(UK). you wont miss this EP!
Dengarkan sample lagu Double Dan disini:
http://soundcloud.com/user2594745/double-dan-a-picture-of-you
SHR 10 JOHAN CEDERBERG - EPs
Johan Cederberg adalah soloist yg berasal dari Stockholm, Sweden. Bersama Josefine Jinder sebelumnya dia tergabung dalam Back In Judy's Shack dan sempat merelease album bersama series two recs. Saat ini Johan juga tergabung dalam band bernama Montauk. Johan Cederbeg sendiri terinfluence oleh musisi seperti Simon & Garfunkel, Nick Drake, Karen Dalton, Chet Baker, Elliott Smith, Carole King, Crosby, Stills & Nash, Terry Callier, Janis Ian, Linda Perhacs, Mazzy Star, Joni Mitchell. Ketika km sudah terbiasa mendengarkan King of Convenience maka Johan cederberg akan menjadi pilihan baru kamu. Get the album EPs only on Shiny Happy Recs!
dengarkan sampe lagu Johan Cederberg disini:
http://soundcloud.com/user2594745/johan-cederberg-singing-hymns
Minggu, 14 Agustus 2011
SHR 08 THE SATURDAY GUY - Everlasting Doesn't Last Forever
EP ke dua dari 3 anak muda dari Bandung yang memainkan musik indie folk ini layak anda koleksi. Mereka memiliki konsep yang matang dari mulai nama band, lyric lagu, musik hingga art cover cd saling berkaitan. Secara musikalitas mereka menggabungkan indie folk dan dream pop, ini terdengar jelas dari lagu- mereka yg berlatarkan accoustic dan permainan guitar dengan sound full delay dan mendayu dayu. Banyak keunikan - keunikan di album ini seperti koloborasi dengan salah seorang dari komunitas musisi jalanan yang memainkan suling bernuansa etchnic musik tibet ataupun suara yang mungkin kamu akan mengira berasal dari sungai yang ternayata adalah aquarium yg ditodong dengan mic. The Saturday Guy yang menurut Yossy(Vocal,guitar) bisa diplesetkan menjadi “the sad true day” ini terinfluence oleh Owen (U.S) , Angus & Julia Stone (Australia) , Kim janssen (Netherland), Neil Halstead (Mojave 3) , The Sundays, Cocteau Twins, Math & physics club. Album ini sendiri sebelumnya direlease oleh label asal inggris bernama Dufflecoat Recs. Penasaran dengan musik mereka? Order cdnya di shiny happy recs hanya Rp.20.000.
Dengar lagu the saturday Guy disini:






