The Saturday Guy, band yang penuh dengan filosopi dalam penggarapan setiap albumnya ini kembali merelease EP ke 3 bertitle Snow Sighing on Winter.Masih mengusung warna musik yg sama Indiefolk/ dream pop. Kamu akan kembali disuguhkan pemainan guitar Acoustic full delay. EP bertemakan musim dingin yg berisi 7 lagu yg menenangkan hati.Album ini merupakan release bareng dari 2 label Shiny happy records(Indonesia) dan Dufflecoat Records(UK). Dapatkan CDnya di Shiny happy records!
Minggu, 26 Februari 2012
Minggu, 11 Desember 2011
Flannel - Sad Story Ending review by Ananda Augusta Caesaria
FLANNEL - SAD STORY'S ENDING
By Ananda Augusta Caesaria
前は、日本のインディーズ・シーンの中に、まだFlannelというバンドを聴いていなかった。日本では、シューゲイザー・バンドがたくさんあってFlannelはその唯一のシューゲイザー・バンド。「sad story’s ending」というアルバムは始めての聴いたアルバム。このアルバムはカッコイイだと思っている。Flannelでメンバーは一人しかいない。トモヒロワカイである。トモヒロさんがすべてを一人でやっていた。本当にDIY的なバンドでしょうね。
このアルバムを聴くとThe Radio Deptみたいなサウンドが流れている。トモヒロさんがThe Radio Deptを感心して、サウンドがちょっと影響したわけだ。それで、Rideみたいなサウンドも流れている。Rideがたくさん日本のシューゲイザー・バンドを影響した。Flannelも影響された。
私にとって、このアルバムの中に、ドリミーなところがたくさんあった。日々を逆らう悲しさと意気感情もある。その感情は10曲で伝えた。「sunny」は最初の曲として、穏やかで流れている。この曲にもドリミーなところもある。この曲はオプニングとして結構合っている。聴者にFlannelの世界を紹介する。このアルバムの中に、一番好きな曲は「wall」。こんな調子が好きです。最高です。
「crossfader」一番ドリミーな曲だと思っている。こんな曲は真昼に聴いたら眠くなるそう(笑)トモヒロさんが上手にドリミーな曲を作ることができると思う。面白いのは「things day carries」はThe Pains Of Being Pure At Heartらしいだと思っている。そして、「lens」で悲しさから外出して、野原に遊ぶようなイメージがある。ギターもキラキラです。楽しい曲です。
「handfull of ashes」はちょっと速いリズムで、曲の意味について考えていた。「sad story’s ending」は立ち上がる日本のために提示する。3月に東北地方で大きな地震と津波があって、たくさんの人が亡くなったり行方不明になって、今も大変な生活を続ける人がいる。この曲のタイトルを見て、ずっと意味を考えている。このアルバムは「eyes & hands」で終わる。この曲も穏やかで流れている。でもこの曲は「なんでもずっと行く」というイメージがある。「eyes & hands」は良過ぎて終わる。関係がないけど、なんとなくこの曲にLuna Seaを思い出す。本当に関係がないよ(笑)
シューゲイザー・ファンはflannelを聴かなければならないと思っている。また一つのいい日本のシューゲイザー・バンドだと思っている。一人でやっていたが、このアルバムは結構完璧な作品。
contact Ananda:
http://facebook.com/yukaritelepath
http://encorevoice.blogspot.com/
http://ameblo.jp/sunnysundaesmile90/
contact Ananda:
http://facebook.com/yukaritelepath
http://encorevoice.blogspot.com/
http://ameblo.jp/sunnysundaesmile90/
Saya sebelumnya belum pernah mendengar nama Flannel dalam jajaran musisi indie di Jepang. Ada banyak sekali band Jepang yang beraliran shoegaze, nampaknya Flannel adalah salah satu dari banyaknya band beraliran shoegaze yang saya lewatkan. Album mereka yang berjudul Sad Story’s Ending adalah album pertama mereka yang saya dengar. Sad Story’s Ending merupakan album yang cukup keren, apalagi ternyata Flannel hanya digawangi satu orang saja yaitu Tomohiro Wakai. Tomohiro Wakai mengakui dia mengerjakan semuanya sendirian. Hmm… DIY sekali bukan?
Jika kalian mendengarkan album ini, sound-sound seperti The Radio Dept akan kalian dapatkan. Maklum saja, Tomohiro mengagumi band dari Swedia ini. Selain sound yang menyerupai The Radio Dept, Flannel juga menghadirkan sound seperti Ride. Ride banyak memberikan influence pada musisi Jepang, termasuk Flannel.
Menurut saya, hampir semua lagu di album Sad Story’s Ending bernuansa dreamy. Namun demikian, dalam album ini terdapat perasaan sedih dan bersemangat. Perasaan seperti itu disampaikan melalui sepuluh track. Dimulai dari track Sunny yang membuka album ini dengan santai dan cukup dreamy. Lagu ini memang cocok sebagai pembuka yang memperkenalkan music Flannel perlahan-lahan kepada pendengar. Dalam album ini yang paling saya suka adalah Wall, yang menjadi lagu berikutnya setelah Sunny. Saya menyukai irama seperti ini. Keren sekali.
Crossfader merupakan track yang paling dreamy menurut saya. Lagu seperti ini bisa bikin ngantuk kalo didengar di siang bolong, hehe. Menurut saya Tomohiro ahli membuat musik-musik yang dreamy. Menariknya, track Things Day Carries menurut saya sangat The Pains Of Being Pure At Heart. Kemudian, ada lagu Lens yang seolah mengajak keluar dari kesedihan dan bermain-main di padang rumput. Petikan gitar di lagu ini ceria sekali. Lagu yang menyenangkan.
Handfull Of Ashes dengan irama yang sedikit lebih cepat membuat saya bertanya-tanya apa maksud dari lagu ini. Album Sad Story’s Ending dipersembahkan untuk Jepang yang sedang mencoba bangkit. Pada bulan Maret lalu, bagian Jepang timur mengalami gempa besar dan tsunami yang mengakibatkan banyak orang meninggal dunia, sampai sekarang orang-orang yang hidup dalam kekacauanpun masih ada. Dengan melihat judul lagu ini, saya terus mengira-ngira apa makna yang terdapat di dalamnya.
Album ini ditutup oleh Eyes & Hands yang juga mengalun santai. Akan tetapi, dari lagu ini saya menangkap image untuk terus maju dalam kondisi seperti apapun. Eyes & Hands mengakhiri album ini dengan bagus sekali. Mungkin tidak ada hubungannya, tapi lagu ini entah kenapa membuat saya jadi teringat kepada Luna Sea. Yah, ini bener-bener nggak ada hubungannya :P
Fans shoegazer harus mendengar Flannel. Ini dia satu lagi musisi shoegaze Jepang yang patut diperhitungkan. Meskipun dia mengerjakannya sendiri, album ini cukup sempurna menurut saya.
contact Ananda:
contact Ananda:
| http://ameblo.jp/sunnysundaesmile90/ | |
| http://encorevoice.blogspot.com/ | |
|---|---|
| http://facebook.com/yukaritelepath | |
Rabu, 16 November 2011
SHR 09 DOUBLE DAN - A New Dawn
Double Dan adalah band berasal dari Malmo, Sweden yang terdiri dari Dan Lindgren (guitar n Vokal), Dan Eriksson ( bass ) dan Joakim Ödlund( guitar).ketika kamu mendengarkan Double Dan kamu akan terbawa ke sound swedish pop typical labrador recs mungkin ini terkait dengan personil mereka yg memiliki hubungan dengan band seperti Acid House Kings, club 8 hingga starlet. Bahkan guitarist mereka joakin odlund sampai saat ini masih aktif di Acid House Kings. Album a new dawn sendiri merupakan pembaharuan dari 3 inch CDR mereka sebelumnya yaitu A DAWN yg direlease oleh series two recs. Album A new Dawn merupakan proyek release bareng dari shiny happy recs (Indonesia) dan Dufflecoat Recs(UK). you wont miss this EP!
Dengarkan sample lagu Double Dan disini:
http://soundcloud.com/user2594745/double-dan-a-picture-of-you
SHR 10 JOHAN CEDERBERG - EPs
Johan Cederberg adalah soloist yg berasal dari Stockholm, Sweden. Bersama Josefine Jinder sebelumnya dia tergabung dalam Back In Judy's Shack dan sempat merelease album bersama series two recs. Saat ini Johan juga tergabung dalam band bernama Montauk. Johan Cederbeg sendiri terinfluence oleh musisi seperti Simon & Garfunkel, Nick Drake, Karen Dalton, Chet Baker, Elliott Smith, Carole King, Crosby, Stills & Nash, Terry Callier, Janis Ian, Linda Perhacs, Mazzy Star, Joni Mitchell. Ketika km sudah terbiasa mendengarkan King of Convenience maka Johan cederberg akan menjadi pilihan baru kamu. Get the album EPs only on Shiny Happy Recs!
dengarkan sampe lagu Johan Cederberg disini:
http://soundcloud.com/user2594745/johan-cederberg-singing-hymns
Minggu, 14 Agustus 2011
SHR 08 THE SATURDAY GUY - Everlasting Doesn't Last Forever
EP ke dua dari 3 anak muda dari Bandung yang memainkan musik indie folk ini layak anda koleksi. Mereka memiliki konsep yang matang dari mulai nama band, lyric lagu, musik hingga art cover cd saling berkaitan. Secara musikalitas mereka menggabungkan indie folk dan dream pop, ini terdengar jelas dari lagu- mereka yg berlatarkan accoustic dan permainan guitar dengan sound full delay dan mendayu dayu. Banyak keunikan - keunikan di album ini seperti koloborasi dengan salah seorang dari komunitas musisi jalanan yang memainkan suling bernuansa etchnic musik tibet ataupun suara yang mungkin kamu akan mengira berasal dari sungai yang ternayata adalah aquarium yg ditodong dengan mic. The Saturday Guy yang menurut Yossy(Vocal,guitar) bisa diplesetkan menjadi “the sad true day” ini terinfluence oleh Owen (U.S) , Angus & Julia Stone (Australia) , Kim janssen (Netherland), Neil Halstead (Mojave 3) , The Sundays, Cocteau Twins, Math & physics club. Album ini sendiri sebelumnya direlease oleh label asal inggris bernama Dufflecoat Recs. Penasaran dengan musik mereka? Order cdnya di shiny happy recs hanya Rp.20.000.
Dengar lagu the saturday Guy disini:
SHR 07 FLANNEL - Sad Story's Ending
Flannel adalah band berasal dari Nagoya, Japan yang hanya terdiri dari satu orang bernama Tomohiro Wakai. Setelah pada tahun 2008 merelease album pertama bertitel Dear something dear someone bersama series two recs, Flannel aktif merelease beberapa single bersama label seperti Cloudberry, Edition 59, series two/egnog. Kini album kedua mereka bertitel Sad story’s ending direlease oleh label Indonesia Shiny Happy recs. Album ini memiliki makna yang sangat dalam yang berisikan sebuah harapan akan berakhirnya bencana yang terjadi di Jepang saat ini di mana pasca gempa dan sunami mereka harus berjuang melawan radiasi. Di album ini kamu akan mendengarkan hasil karya dari Tomohiro yang menggarap seluruh lagu lagu ini sendiri. Flannel benar-benar DIY pop band. Ketika menyimak lagu Flannel mungkin kamu akan teringat akan the radio dept, Letting Up Despite Great Faults bahkan Ride. Buat saya 3 kata untuk mendeskripsikan musik mereka adalah: Dreamy, shoegazery dan Spacey. Bagaimana dengan kamu? Simak sendiri dengan mendapatkan CD mereka di Shiny Happy Recs hanya dengan Rp.20.000.
dengarkan lagu mereka di sini:
http://soundcloud.com/flannel-1/09-stroke
Senin, 08 Agustus 2011
Interview with THE SATURDAY GUY
THE SATURDAY GUY adalah 3 pemuda dari bandung yang memainkan musik Indie Folk. EP mereka yg bertitel "Everlating doesn't last forever" baru baru ini direlease di England oleh label indiepop bernama Dufflecoat recs. Di Indonesia EP ini direlease oleh Shiny Happy Recs. Untuk tahu lebih dalam tentang THE SATURDAY GUY, Shiny Happy Recs menginterview Yossy lewat Yahoo Messenger. berikut perbincangan seru Eko dan Yossy, silahkan di simak:
shinyhappyrecords: Yos, awal terbentuknya the saturday guy gimana sih? Trus siapa aja orang-orangnya
yossy saturday guy: awal nya saya sendirian lalu ajak temen2 yg bs bass, drums, keyboard. setelah thn 2009, saya mulai mendapat jati diri musik saya yg ternyata jiwa musik nya ada di gitar pure akustik skrg ini jiwa2 utk main musik the saturday guy udah ada di Thonny Adrian (gitar/rythm backing vocal) dan adik saya ago(drums/percussions)
shinyhappyrecords: Jadi tsg hanya berdua?
yossy saturday guy: ber tiga sama saya
saya (gitar akustik, vocalis)
shinyhappyrecords: Tolong koreksi kalo saya salah, musik kalian folk/pop yang kental terpengaruh king of convenience? Gmn kalian mendeskrepsikan musik tsg?
yossy saturday guy: tenang saja eko, saya sgt menghargai utk masalah penilaian org terhadap genre (terutama genre di musik saya) kalo saya (jujur secara pribadi) mendeskripsikan musik saya dgn genre Indie Folk (krn sound kami akustik, dgn drum yg lembut/soft & bbrp perkusi, harmonika) dan dream pop (akustik gitar dgn full delay dgn melodi mendayu2) sebenarnya bkn kings of convenience yg mempengaruhi kami tapi band2 dari sisi indie folk nya bisa disebut seperti Owen (U.S) , Angus & Julia Stone (Australia) , Kim janssen (Netherland), Neil Halstead (Mojave 3) dsb . dgn gitar akustik ber delay, saya kental memainkan pola note/pattern pop dgn ketukan down beat seperti The Sundays, Cocteau Twins, Math & physics club dsb, jadi saya bisa bilang itu adalah perpaduan antara indie folk dan dream pop.
yossy saturday guy: ini EP pertama yg sukses krn kami TSG sendiri puas secara pribadi releasean the saturday guy yg lain ada di kompilasi "sacred music" saya cover lagu as long as she's needed nya Trembling Blue Stars, ada di track 19, track terakhir di album sacred music, tp saya krg tahu. album itu sudah dirilis oleh gary sansom atau belum
shinyhappyrecords: Deskripsi yg menarik, saya penasaran ada apa dibalik nama the saturday guy?
yossy saturday guy: hmm lumayan rumit ini saya jawabnya, smoga bisa dimengerti
1. saya tdk tahu apakah ini ambisi atau impian. tapi saya ingin jika setelah mati saya akan memiliki dunia saya sendiri, dan saya menjadi planet yg (mirip) saturn (saturnus). itu adalah planet terindah. kesimpulan pertama, saturday dari kata saturnus
shinyhappyrecords: Ok maaf dipotong... Silahkan dilanjutkan hehehe
yossy saturday guy: krn harap maklum, saya belajar filsafat , pecinta mitologi yunani dan astronomi, hihihi
shinyhappyrecords: Silahkan yos...dilanjutkan
shinyhappyrecords: Ehmm... Got the message
yossy saturday guy: kesimpulan 3 : hari sabtu yang sungguh sedih
shinyhappyrecords: Kenapa sad?
yossy saturday guy: silahkan bisa dilihat di lirik2 lagu the saturday guy nya hehe
yossy saturday guy: ya benar, tapi sayangnya, disini saya tidak percaya takdir atau nasib.. hehe saya hanya bertanya2 dlm hidup, kenapa begini, knp begitu? apakah saya tidak dapat merubahnya? seperti apa yg saya mau? nah gitu intinya mas eko
shinyhappyrecords: Balik lagi ke ep "everything doesn't last forever", apa sih cerita dibalik title ini?
shinyhappyrecords: Silahkan dijabarkan
yossy saturday guy: 1. Everlasting Doesn't Last Forever , saya selalu berpikir bahwa apapun didunia ini tidak ada yg abadi bahkan sesuatu yg org2 bilang itu bisa abadi (pst anda sering melihat kompilasi yg bernama Everlasting Love, Immortality dsb)
shinyhappyrecords: Hehehe everlasting love.
yossy saturday guy: hehe nangkep yah mksd saya
yossy saturday guy: 2. Saya kaitkan kalimat di tittle ini dgn analogi bhiksu yg merokok dan bermain gitar bhiksu sperti yg kita smua tahu. org suci, menjaga kesucian dlm menuruti perintah kitab suci, jalan hidup yg sgt sgt manusiawi, tp dibalik itu dia punya hati yg "idealis" . dia menemukan sesuatu seperti rokok dan kesegaran jiwa dgn bermusik
intinya : "tidak selamanya bhiksu adalah BHIKSU" tdk selamanya bhiksu itu kaku, taat aturan, taat tuhan nya, dia pun bisa menuruti kata hati utk mencari kebahagiaan dan cara dia menikmati hidup nya. "tanpa keluar dr batas manusiawi n sama sekali" 3. memberi pesan pada semua orang, bahwa inilah kenyataan yg ada dalam hidup. kehilangan sesuatu apapun, maka haruslah diterima. kembali kepada "sesuatu yg tak terbatas diluar kemampuan manusia"
shinyhappyrecords: Bicara tentang proses rekaman nih yos, kalian ngerekam materi lagu ini dimana sih?
yossy saturday guy: di bogor
shinyhappyrecords: Jadi sebenernya kalian band bandung apa bogor nih?
yossy saturday guy: bandung
yossy saturday guy: di bogor hanya tempat kita rekaman saja
ditempat adik saya ago
shinyhappyrecords: Itu di studio atau kamar? Gmn proses rekamanya yos?
yossy saturday guy: ah cuma di kamar pake soundcard dan PC saja, kita hanya band amatiran pas pasan hehe yg paling ribet adalah drums n percussions yg dimainkan ago
alat2 dia banyak seperti chimes, (dia pinjem diem diem dr gereja) dibawa kekamar spy bs ditodong mic, krn ga mgkn bawa PC nya ke gereja bass pun pinjem
alat2 dia banyak seperti chimes, (dia pinjem diem diem dr gereja) dibawa kekamar spy bs ditodong mic, krn ga mgkn bawa PC nya ke gereja bass pun pinjem
shinyhappyrecords: Iy ga apa2 yos asal jangan uang kolekte gereja juga di pinjem hehehe
yossy saturday guy: hehe
yossy saturday guy: ga lah
shinyhappyrecords: Just kidd
yossy saturday guy: kebetulan adik saya guru drum disitu, jd aman2 saja
*untungnya
shinyhappyrecords: Yos, cerita donk tentang etchnic version dari you don't need a fool like me!
yossy saturday guy: itu saya rekaman jam2 pagi di studio temen jam 2 pagi
saya kolaborasi sama seniman dari sumedang, sahabat karib di seniman bangun pagi (komunitas pemusik jalanan)namanya kang Ato. Dia main suling bambu sunda
di awal lagu dan saya rubah tune gitar di senar2 tertentu, skr saya uda lupa itu tune settingan nya gmn. kok bisa sama sama sulingyossy saturday guy: *ajaib
yossy saturday guy: itu saya rekaman jam2 pagi di studio temen jam 2 pagi
saya kolaborasi sama seniman dari sumedang, sahabat karib di seniman bangun pagi (komunitas pemusik jalanan)namanya kang Ato. Dia main suling bambu sunda
di awal lagu dan saya rubah tune gitar di senar2 tertentu, skr saya uda lupa itu tune settingan nya gmn. kok bisa sama sama sulingyossy saturday guy: *ajaib
shinyhappyrecords: lalu disitu ada latar suara sungai atau air terjun?
yossy saturday guy: oh itu , itu akuarium . jaraknya 4 meter dr pintu studio temen
saya todong pake mic
shinyhappyrecords: Sadis...
yossy saturday guy: sblm saya rekaman sama kang Ato, saya punya konsep di otak "ini lagu harus terdengar seperti sedang di pegunungan tibet bersalju (alias tempat bhiksu2 ) "
dan intro ini sengaja seperti lagu pengiring meditasi atau yoga, berbau dataran tinggi tibet
maka hrs ada suarau natural seperti air utk menyatu dgn alam
yossy saturday guy: *suara
shinyhappyrecords: Edan, benar benar terkonsep
yossy saturday guy: Terimakasih untungnya, kang ato bisa memainkan note seperti itu dgn suling bambu (krn biasanya suling bambu dimainkan dgn nada yg sunda bgt)
shinyhappyrecords: Makanya saya awalnya agak bingung.. Ini etchnic sunda atau apa ya kok terdengar seperti lagu dataran china..seperti film kungfu
yossy saturday guy: tepat ,itu lah konsep nya (pegunungan tibet tempat para bhiksu dilahirkan)itu ethnic tibet. Sebenernya saya dapet inspirasi itu waktu meditasi di kuil di daerah lembang
shinyhappyrecords: Gimana ceritanya tuh bisa sampe meditasi disana?
Yossy saturday guy: menenangkan diri: saya suka pergi ke gunung bawa gitar
kadang saya duduk di bawah pohon di lembah, atau di kebon sayur yg ga mgkn ada orang disekitar situ (kcuali petani2) klo uda malem saya pindah ke atap/balkon atas rumah.ditempat2 itulah inspirasi ku datang
Yossy saturday guy: menenangkan diri: saya suka pergi ke gunung bawa gitar
kadang saya duduk di bawah pohon di lembah, atau di kebon sayur yg ga mgkn ada orang disekitar situ (kcuali petani2) klo uda malem saya pindah ke atap/balkon atas rumah.ditempat2 itulah inspirasi ku datang
shinyhappyrecords: Bagaimana jika pohon2 itu lembah2 itu nantinya berubah jadi gedung2 pencakar langit? apa kamu akan berhenti main musik?
yossy saturday guy: ah tidak..aku pst menemukan landscape2 baru lg..: selalu ada gunung2 di dataran bandung ini yg blm terjamah manusia kok
shinyhappyrecords: Ceritain donk yos gmn ep ini bisa nyasar sampe ke England
dan Gmn perkenalan kamu sama Gary!
yossy saturday guy: ya ampun. mgkn itu "miracle"awalnya hanya teman biasa saja.. saya bahkan ga pnh berpikiran dia itu akan membuat sebuah records sejak saya kenal Gary, byk "impian" dlm list hidup saya yg ter finishkan, saya beruntung sekali kenal Gary, lebih beruntung lg. dia suka lagu2 saya dan dia mau merilisnya dengan senang hati
shinyhappyrecords: Pasti banyak fans dari luar sana setelah ep ini direlease ya ? Gimana respon mereka?
yossy saturday guy: saya malah ga tau fans saya siapa aja sebagian besar bukan temen saya dan saya ga kenal mereka
shinyhappyrecords: Ya itu dia yg dinamakan fans hehehe
yossy saturday guy: sejauh ini respon (yg deket2 atw dr teman2 saya sendiri)
mereka suka lagu2 nya, oh ya mungkin begitu. itu fans namanya yah? hehe
saya lebih suka mereka disebut "listener"
mereka suka lagu2 nya, oh ya mungkin begitu. itu fans namanya yah? hehe
saya lebih suka mereka disebut "listener"
shinyhappyrecords: Lanjut yos
yossy saturday guy: please
shinyhappyrecords: Gig gmn yos, kalian sering manggung manggung ga? Ada cerita menarik sekitar manggung kalian?
yossy saturday guy: manggung. haha
shinyhappyrecords: Hahah iya begitulah bahasa kondangnya gig
yossy saturday guy: kita cuma maen di gig2 kecil sperti garrage sale atau di car free day dago pas hari minggu atau di acara kampus unpar (krn temen2 thony *gitaris ku jg ada yg suka lagu2ku) tapi kita hanya maen di gig kalo ada undangan aja
shinyhappyrecords: Itu yg bawain lagu koc aku liat di youtube itu gig dimana?
yossy saturday guy: itu di garrgae sale nya temen2ku dr unpar *garrage
gig kecil2 an aja utk menghibur yg belanja hehe
gig kecil2 an aja utk menghibur yg belanja hehe
shinyhappyrecords: Yg nonton dibelakang kamu cewek geulis euy hahahha
yossy saturday guy: haha itu pacarnya temen ku kita kolaborasi utk lagu the sundays
dia singer n guitarist nya, suaranya pas utk lagu the sundays
dia singer n guitarist nya, suaranya pas utk lagu the sundays
shinyhappyrecords: Pantesan deket sekali ya di Video itu kirain dia diehard fansnya tsg heheh
yossy saturday guy: diehard? bruce willis itu film favorit dr saya kecil Hahaha
namanya alfa, kita juga upload di youtube pas cover lagu the sundays
namanya alfa, kita juga upload di youtube pas cover lagu the sundays
shinyhappyrecords: Kalo saya suka karate kid yg lama hehehe
yossy saturday guy: haha tapi saya paling suka MacGyver
dan Back to the future*marty Mcfly
dan Back to the future*marty Mcfly
shinyhappyrecords: Saya lebih suka my secret identity atau the greatest american hero hehehe
yossy saturday guy: jd sharing childhood movies
shinyhappyrecords: Hahahaha
yossy saturday guy: silahkan, saya takut ditanya tentang cinta..
jangan yah
shinyhappyrecords: Hahaha, Karena kamu bilang gt, ya ud bisa diceritakan gmn kisah percintaan kamu yos
yossy saturday guy: ah tuh kan bener, ga mau jawab mas eko
maaf, makanan kesukaan saya saja yah
shinyhappyrecords: Apa itu dituangkan dalam lagu even If I gaze?
Hehhe
yossy saturday guy: -_-
saya mau nanya dulu. apakah di lagu even if i gaze . artinya sungguh mudah dimengerti yah?
shinyhappyrecords: Mungkin kalo orang langsung mengartikan lyric itu dengan hanya sekali mendengar lagu itu bisa dibilang iya
Tapi saya yakin itu ada makna lain
yossy saturday guy: tepat dugaanku hmmm...apakah saya HARUS menjawab nya ?
atau saya boleh memilih utk tidak menjawab?
shinyhappyrecords: Iya donk... Jawab jawab jawab..
shinyhappyrecords: Kegiatan sehari hari apa aja yos selain main musik?
shinyhappyrecords: Apa rencana kedepan yos buat tsg ? Terobsesi utk jadi band besar ga?
shinyhappyrecords: Bakal direlease dufflecoat lagi?
yossy saturday guy: iyah
yossy saturday guy: eko pun boleh merilisnya kalo berminat
shinyhappyrecords: Minat sekali yos
yossy saturday guy: terimakasih sekali , saya menghargainya
yossy saturday guy: sama sama eko, saya terimakasih juga






