Home

Selasa, 08 Mei 2012

Interview with PALMS ON FIRE



PALMS ON FIRE, a female-fronted four-piece indie-pop band from Izhevsk, Rusia have just released their EP Call Me on Shiny Happy Records. I had a chance to interview two of their members Max and Anna. Here is the interview, I hope its help you to dig more about them :)

Shiny Happy: Can You introduce your selves !

Palms on Fire: Hi! We are Palms on Fire. My name is Max and I’m playing guitar. My name is Anna and I’m playing guitar and singing.

Shiny Happy: What inspired you guys to start making this band?

Palms on Fire: Max: Most probably I was inspired by c86 bands. At that time I was playing in different band, I did neo-psycodelic music, kinda Brian Jonestown Massacre, Galaxie 500. When I heard Pastels, Talulah Gosh, Heavenly first time it was something new for me, and it was like a fresh air and I wanted to do the same music. Then me with my sister recorded a few songs at home.

Shiny Happy: How did you come up with the name “Palms on Fire’?

Palms on Fire: Anna: It came accidently, while listening to our first recorded tracks and we decided that it suited perfectly.

Shiny Happy: Can you describe the music of Palms on fire !

Palms on Fire:Anna: It’s short pop songs about simple things.

Shiny Happy: Lets talk about Call Me EP, can you tell us more about this EP and how long did you take to record all the songs in this EP?

Palms on Fire: Max: To record Call Me EP took us a lot of time, maybe about half a year or more. It took us long for recordings and mixing. We could not get what we wanted.

Anna: This EP is different from what we did before. This is more Pop than used to be. The sound has become clearer. Lyrics has become more simple. It’s another step. Our every EP is another step for us. We can say that we are still searching.

 Shiny Happy: Where did you record the songs?

Palms on Fire: Max: It was all recorded at home. We like this approach, it doesn’t limit our time, let us search, experiment and get what we want. But It’s not ruled out that we will record something in a studio in the future.

Shiny Happy: On track number 1 Call Me (feat. Romain Guerret) who is Romain Guerret? Maybe some people still don’t know who is
Romain Guerret and why do u want to collaborate with him?

Palms on Fire: Max: Romain Guerret is frontman of french band Aline (ex-Young Michelin), also he has project Dondolo.We are big fans of his music.

We found him on Facebook and offered him to take part in our song and sent him a Demo. He liked and agreed. We were very happy about that.

Shiny Happy: What’s your plan after releasing this EP?

Palms on Fire: Anna: We don’t have any big plans. We hope that more and more people will listen to our music and come to our concerts.

Shiny Happy: What is the biggest ambition for Palms On Fire?

Palms on Fire: Max: It’s a hard question. For now, I think, it’s to record a good album.

 Shiny Happy: What’s your daily activity aside playing Music?

Palms on Fire: Anna: Most of us have job, someone is still studying. We don’t have much of a free time, and usually, we spend it on music.

Max: As for me, I like watching and playing football.

Shiny Happy: You guys are from Izhevsk, Rusia. Please let us know more about this town and how indiepop scene grow there?

Palms on Fire : Anna: Izhevsk is small industrial city located in european part of russia and known as birthplace of the Kalashnikov Assault Rifle.

I can’t say much about indie pop scene of Izhevsk, I think it
doesn’t exist. Talking about overall Russia, there are many good bands, the most famous are Motorama and Ifwe.

Shiny Happy: Can you mention other Russian pop bands we should hear to?

Palms on Fire : Max: pinkshinyultrablast, amazing electronic talking cave

Anna: Heather

Shiny Happy: Have you ever heard Indonesia Indiepop scene?

Palms on Fire: Max: I havn’t heard a lot, but I remember Annemarie, I like what they are doing.

Shiny Happy: Anything else would you like to say before we end up this conversation!

Palms on Fire: Thanks to everyone. Listen to good music, listen to different music!

Shiny Happy: Thank you very much


SHR 14 PALMS ON FIRE - Call Me



Bagi yang sering mengikuti releasan dari Holiday Recs pasti tidak asing dengan band ini, PALMS ON FIRE adalah band  Lo-fi hazy surf pop yg berasal dari Rusia. Album ini sangat recomended sekali dan harus dikoleksi. Anna, vokalis mereka mengatakan "This EP is different from what we did before. This is more Pop than used to be. The sound has become clearer. Lyrics has become more simple. It’s another step. Our every EP is another step for us".  Dapatkan EP ini hanya di Shiny Happy Records!

SHR 13 - BURRRN - Artistic Constraction and Destraction





BURRRN adalah band shoegaze/dream pop yg berasal dari Jepang.  Mereka telah merelease album berttitel "Blaze down his way like the space show" pada tahun 2011 lalu. EP Artistic construction and destruction ini merupakan special edition untuk Shiny Happy Recs.  For the fans of My bloody valentine, sonic youth!
Get the EP on shiny happy records!

Sabtu, 14 April 2012

Interview with TAMAN KOTA



Taman kota adalah salah satu band Indie Pop yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. yang terdiri dari M Febri Hendarsyah - vocal, Rega Zulhan Vocalian - drum, Jamil Nur Ikhsan - gitar dan Handy Pamungkas Herman - bass. Taman Kota menghadirkan nuansa pop minimalis tahun 90'an dengan ciri khas petikan gitar crunchy dan tempo drum yang upbeat bergaya pop inggris tahun 90'an, sehingga selalu mengajak pendengarnya untuk berdansa atau sekedar menggoyangkan kepala serta memberikan angin segar dan pesan positif. Shiny Happy Records bekerja sama dengan Dufflecoat Recs(uk) merelease EP pertama mereka yg berjudul  "Rainbow". Untuk menggali lebih dalam mengenai Taman Kota , Shiny happy berbincang bincang singkat dengan Ebbie(Vocal) dan Jamil(Guitar). Silahkan disimak :)



Shiny happy : bisa diceritakan gimana awal terbentuknya Taman kota?

Taman Kota: awalnya dari pertemanan adik saya (rega) drumer tamankota sama jamil yang sering main kerumah dan suka musik yang sama dengan saya akhirnya entah bagaimana mulanya tiba2 terbentuklah tamankota  mungkin dari seringnya kita jaming

Shiny happy : itu tahun berapa?

Taman Kota: 2007

Shiny Happy: sudah berapa kali ganti personil hingga sekarang?

Taman Kota: mmhh sejauh ini tamankota belum pernah ganti personil paling pake additional player (bass) karena handi pernah hengkang dari tamankota karena kesibukannya dan akhirnya bergabung lagi sampe sekarang

Shiny Happy: Bicara soal nama band, apa yang melatar belakangi kalian menamakan  band ini TAMAN KOTA? Apakah ada pesan dibalik nama ini?

Taman Kota: sebenernya ga ada arti khusus di balik nama tamankota ini tiba2 nama itu akhirnya terpilih tanpa fikir panjang kenapa saya memilih nama itu mungkin biar lebih gampang di ingat aja sih heheh

Shiny Happy: Bicara tentang Rainbow EP. Berapa lama kalian mempersiapkan EP ini hingga akhirnya direlease?

Taman Kota: kurang lebih 8 bulan dari mempersiapkan materi yg mau di garap sampe dirilis februari kemarin, cukup lama juga karena seperti biasa selalu ada kendala di setiap proses

Shiny Happy: Dimana kalian merekam materi lagu? Di studio tau di kamar?

Taman Kota: kebetulan kami mengerjakannya di rumah jamil di daerah jatinangor kamar jamil bisa disebut ruang kreatif buat saya, banyak ide2 lahir disana

Shiny Happy: secara keseluruhan apakah kalian puas dengan hasil recording dari EP ini? dalam arti inilah karakter sound yg diinginkan Taman Kota atau masih ada yg belum tereksplore?

Taman kota: sejauh ini sih sudah cukup mewakili apa yg kami inginkan (dari segi sound) bicara tentang masih ada yg belum tereksplore, pasti masih ada dan kami masih akan tetap berencana karena buat kami main musik itu seperti melukis tiap hari moodnya berubah2

Shiny Happy: lyrics lagu taman kota di album ini seperti ingin memberikan semangat dalam menjalani hidup..apakah ini memang bagian dari konsep EP ini dan kaitanya dengan Rainbow?

Taman Kota: Jamil: sebenernya sih konsep dari ep kami sendiri hanya sebatas untuk berbagi pengalaman dan semangat kami kepada kawan2 di seantero nusantara hahahah
tapi alangkah bahagianya kami apabila semangatkami bisa menghidupkan semangat kawan2 semua heheheheh.  Ebbie: dan rainbow ini merupakan representasi dari lagu2 di ep tersebut

Shiny Happy:  band band apa aja sih yg banyak memberikan influence buat Taman Kota?

Taman Kota: Ebbie: jujur saya banyak di pengaruhi oleh sarah records terutama blueboy dan madchester scene dan spirit DIY lokal tentunya

Jamil: menurut saya sih influence band dari kami tidak cenderung sama mas eko.. setiap personilnya punya influence masing2.. tapi kebetulan influence dari kami masih dalam satu irama. kalo buat saya sih yang paling berpengaruh buat saya blur, stone roses & blueboy yang paling melekat dihati dan jiwa ahahaha

Shiny Happy : Saya sering mendengar orang yg selalu menyebutkan “brit pop” , seperti: “gw anak brit pop, gw suka music brit pop and so on and so on”. Nah Kalo taman kota salah satu band yg menyebutkan kalo taman kota adalah band brit pop atau Taman kota adalah Indiepop? Perbedaanya dimana sih menurut taman kota brit pop dan indiepop itu sendiri?

Taman kota: HAHAHAHAHA saya jadi teringat cerita jaman saya (ebbie) masih smu yg dimana saat itu lagi musim2nya britpop hampir semua teman saya berambut poni, baju ketat, dan celana cutbray hehehe mirip brett anderson lah :p itu awal saya menyukai musik2 dari inggris khususnya pop. kami lebih nyaman disebut band pop saja deh biar orang2 yg mendengar saja yg memutuskan kami itu band seperti apa :)

Shiny Happy:  Setelah EP ini keluar, tentunya semakin banyak yg mengenal Taman kota dari public local maupun internasional karena kan kalian juga direlease label inggris. Lalu apa lagi yg ingin kalian lakukan bersama Taman kota setelah ini?

Taman Kota: Sebelumnya kami sangat berterimakasih sama eko dan orang2 yang telah banyak membantu tamankota hingga akhirnya EP kami dapat rilis juga :) . mungkin setelah ini kami akan manggung2 kecil karena jujur saja kami tidak punya target yang besar di tamankota.kami hanya ingin sekedar bercerita tentang apa yang kami rasakan, karena bagi kami tamankota adalah sebuah media..sebuah ruang sebuah rumah dimana segala sesuatu yg ingin kami suarakan ya kami tuang dalam bentuk musik tentunya tergantung mood juga sih kayanya hahahaha kami tidak ambisius :)

Shiny Happy : Menurut Taman Kota Kesuksesan sebuah band diukur dari apa sih?
Taman Kota: Sukses buat kami adalah saat orang2 yg mendengarkan tamankota bisa terlibat langsung secara emosional mengenai apa yg telah kami sampaikan dalam lirik dan musik tersebut, jadi ukurannya adalah kepuasan lahir batin :)

Shiny Happy : Apakah kalian tertarik untuk bergabung dengan major label or stay DIY?

Taman Kota: Kami tidak terlalu suka dengan segala bentuk intervensi, we free what we are :) musik berawal dari senang2 just for fun jadi kami lebih memilih DIY karena kebebasan adalah nilai mutlak setiap insan MERDEKA!! hahahaha

Shiny Happy: Band – band Indiepop local yg banyak di kenal di luar seperti Anne Marie, Astrolab, Briliant at breakfast, sunny summerday, sharespring mereka menulis lyric dalam bahasa inggris. kembali ke Taman kota hampir semua lyric lagu Taman Kota dalam bahasa Indonesia, apakah ini konsep kalian untuk mengangkat bahasa Indonesia atau gimana? Ada nggak kemungkinan kedepanya kalian akan menulis seluruh lyric dalam bahasa inggris agar bisa dimengerti pendengar dari luar Indonesia?

Taman Kota: Nah kami jadi ingat perkataan alberto callegari saat mendengarkan track "takkan hilang" dia bilang: bahasa indonesia itu unik, alangkah bahagianya kami semakin banyak orang yg tertarik semakin banyak yg ingin belajar bahasa indonesia kali ya hahaha :D kami sudah mulai membuat lirik dalam bahasa inggris jadi ada kemugkinan lagu2 selanjutnya

Shiny Happy: Scene indiepop bandung cukup di kenal di luar sana. Ketika orang luar membicarakan Indiepop Indonesia mereka pasti menyebutkan kata Bandung. Kita sama sama tau disana ada Mocca, Astrolab, sunny summerday, twisterella, the Saturday guy, leach me lemonade. Bisa ga kalian ceritakan tentang scene indiepop bandung! Apa yg membuat indiepop sangat berkembang disana dan seperti tidak pernah habis melahirkan band – band indiepop yg bagus?

Taman Kota: Jujur, kami tidak terlalu mengikuti scene indiepop di bandung.kami hanya sekedar tahu saja ada band2 hebat seperti mereka :)

Shiny Happy: aktivitas kalian sehari hari apa sih?

Taman Kota: hanya jamil yg masih berkutat dengan kuliah, sisanya orang2 kerja :D

Shiny Happy: Buat sang guitaris, kenapa kamu punya 2 account di FB james dan jamil? Apakah ada motif tertentu? hehhehe

Taman Kota: supaya bisa jadi playboyz mas ekz hahahaha

Shiny Happy: Buat Ebbie, gimana rasanya menjadi vokalis band yg managernya sekaligus pacar?

Taman Kota: sangat senang sekali kemana2 bisa sama2 hehehehe perhatiannya dobel lah :D

Shiny Happy: Ada pesan untuk pecinta indiepop ditanah air atau untuk siapapun sebelum interview ini diakhiri?

Taman Kota: dengarkan apa yg ingin kalian dengarkan
lakukan apa yg ingin kalian lakukan. buat karya dari rasa buat harmoni dari imajinasi lakukan dengan cinta :)
terimakasih banyak bang eko sebanyak bintang di langit malam ini hehehe buat shiny happy records juga, dufflecoat, alberto callegari, ray kimura, nisha saraswati dan semua hal yg telah banyak menginspirasi kami :) LOVE... -TAMANKOTA-

Shiny Happy: Terima kasih atas intervienya Taman Kota, sukses selalu !

Minggu, 26 Februari 2012

SHR 12 TAMAN KOTA - Rainbow



Ini dia band yang berasal dari bandung bernama Taman Kota. Setelah penantian mereka cukup lama akhirnya mereka merelease sebuah EP bertitle Rainbow. Bersiaplah karena mereka akan membawa anda ke nuansa Indiepop ala Blueboy, the field mice, Days tanpa harus meninggalkan  the king of madchester "The Stone roses". Ep ini dibantu beberapa orang yg handal dibidangnya masing.  Artwork  di garap oleh Ray Kimura asal Jepang, untuk minxing dan mastering di garap oleh Alberto Calliagri asal Italy yg pernah menggarap album dari band sekelas Warm Morning. EP ini merupakan release bareng dari 2 label yaitu Shiny happy records (Indonesia) dan Dufflecoat Records(UK). Dapatkan CDnya di Shiny Happy Records!

SHR 11 THE SATURDAY GUY - Snow Sighing on Winter




The Saturday Guy, band yang penuh dengan filosopi dalam penggarapan setiap albumnya ini kembali merelease EP ke 3 bertitle Snow Sighing on Winter.Masih mengusung warna musik yg sama Indiefolk/ dream pop. Kamu akan kembali disuguhkan pemainan guitar Acoustic full delay. EP bertemakan musim dingin yg berisi 7 lagu yg menenangkan hati.Album ini merupakan release bareng dari 2 label Shiny happy records(Indonesia) dan Dufflecoat Records(UK). Dapatkan CDnya di Shiny happy records!

Minggu, 11 Desember 2011

Flannel - Sad Story Ending review by Ananda Augusta Caesaria



 FLANNEL - SAD STORY'S ENDING
By Ananda Augusta Caesaria



前は、日本のインディーズ・シーンの中に、まだFlannelというバンドを聴いていなかった。日本では、シューゲイザー・バンドがたくさんあってFlannelはその唯一のシューゲイザー・バンド。「sad story’s ending」というアルバムは始めての聴いたアルバム。このアルバムはカッコイイだと思っている。Flannelでメンバーは一人しかいない。トモヒロワカイである。トモヒロさんがすべてを一人でやっていた。本当にDIY的なバンドでしょうね。
このアルバムを聴くとThe Radio Deptみたいなサウンドが流れている。トモヒロさんがThe Radio Deptを感心して、サウンドがちょっと影響したわけだ。それで、Rideみたいなサウンドも流れている。Rideがたくさん日本のシューゲイザー・バンドを影響した。Flannelも影響された。
私にとって、このアルバムの中に、ドリミーなところがたくさんあった。日々を逆らう悲しさと意気感情もある。その感情は10曲で伝えた。「sunny」は最初の曲として、穏やかで流れている。この曲にもドリミーなところもある。この曲はオプニングとして結構合っている。聴者にFlannelの世界を紹介する。このアルバムの中に、一番好きな曲は「wall」。こんな調が好きです。最高です。
crossfader」一番ドリミーな曲だと思っている。こんな曲は真昼に聴いたら眠くなるそう(笑)トモヒロさんが上手にドリミーな曲を作ることができると思う。面白いのは「things day carries」はThe Pains Of Being Pure At Heartらしいだと思っている。そして、「lens」で悲しさから外出して、野原に遊ぶようなイメージがある。ギターもキラキラです。楽しい曲です。
handfull  of ashes」はちょっと速いリズムで、曲の意味について考えていた。「sad story’s ending」は立ち上がる日本のために提示する。3月に東北地方で大きな地震と津波があって、たくさんの人が亡くなったり行方不明になって、今も大変な生活を続ける人がいる。この曲のタイトルを見て、ずっと意味を考えている。このアルバムは「eyes & hands」で終わる。この曲も穏やかで流れている。でもこの曲は「なんでもずっと行く」というイメージがある。「eyes & hands」は良過ぎて終わる。関係がないけど、なんとなくこの曲にLuna Seaを思い出す。本当に関係がないよ(笑)
シューゲイザー・ファンはflannelを聴かなければならないと思っている。また一つのいい日本のシューゲイザー・バンドだと思っている。一人でやっていたが、このアルバムは結構完璧な作品。

contact Ananda:

http://facebook.com/yukaritelepath
http://encorevoice.blogspot.com/
http://ameblo.jp/sunnysundaesmile90/


Saya sebelumnya belum pernah mendengar nama Flannel dalam jajaran musisi indie di Jepang. Ada banyak sekali band Jepang yang beraliran shoegaze, nampaknya Flannel adalah salah satu dari banyaknya band beraliran shoegaze yang saya lewatkan. Album mereka yang berjudul Sad Story’s Ending adalah album pertama mereka yang saya dengar. Sad Story’s Ending merupakan album yang cukup keren,  apalagi ternyata Flannel hanya digawangi satu orang saja yaitu Tomohiro Wakai. Tomohiro Wakai mengakui dia mengerjakan semuanya sendirian. Hmm… DIY sekali bukan?
Jika kalian mendengarkan album ini, sound-sound seperti The Radio Dept akan kalian dapatkan. Maklum saja, Tomohiro mengagumi band dari Swedia ini. Selain sound yang menyerupai The Radio Dept, Flannel juga menghadirkan sound seperti Ride. Ride banyak memberikan influence pada musisi Jepang, termasuk Flannel.
Menurut saya, hampir semua lagu di album Sad Story’s Ending bernuansa dreamy. Namun demikian, dalam album ini terdapat perasaan sedih dan bersemangat. Perasaan seperti itu disampaikan melalui sepuluh track. Dimulai dari track Sunny yang membuka album ini dengan santai dan cukup dreamy. Lagu ini memang cocok sebagai pembuka yang memperkenalkan music Flannel perlahan-lahan kepada pendengar. Dalam album ini yang paling saya suka adalah Wall, yang menjadi lagu berikutnya setelah Sunny. Saya menyukai irama seperti ini. Keren sekali.
Crossfader merupakan track yang paling dreamy menurut saya. Lagu seperti ini bisa bikin ngantuk kalo didengar di siang bolong, hehe. Menurut saya Tomohiro ahli membuat musik-musik yang dreamy. Menariknya, track Things Day Carries menurut saya sangat The Pains Of Being Pure At Heart. Kemudian, ada lagu Lens yang seolah mengajak keluar dari kesedihan dan bermain-main di padang rumput. Petikan gitar di lagu ini ceria sekali. Lagu yang menyenangkan.
Handfull Of Ashes dengan irama yang sedikit lebih cepat membuat saya bertanya-tanya apa maksud dari lagu ini. Album Sad Story’s Ending dipersembahkan untuk Jepang yang sedang mencoba bangkit. Pada bulan Maret lalu, bagian Jepang timur mengalami gempa besar dan tsunami yang mengakibatkan banyak orang meninggal dunia, sampai sekarang orang-orang yang hidup dalam kekacauanpun masih ada. Dengan melihat judul lagu ini, saya terus mengira-ngira apa makna yang terdapat di dalamnya.
Album ini ditutup oleh Eyes & Hands yang juga mengalun santai. Akan tetapi, dari lagu ini saya menangkap image untuk terus maju dalam kondisi seperti apapun. Eyes & Hands mengakhiri album ini dengan bagus sekali. Mungkin tidak ada hubungannya, tapi  lagu ini entah kenapa membuat saya jadi teringat kepada Luna Sea. Yah, ini bener-bener nggak ada hubungannya :P
Fans shoegazer harus mendengar Flannel. Ini dia satu lagi musisi shoegaze Jepang yang patut diperhitungkan. Meskipun dia mengerjakannya sendiri, album ini cukup sempurna menurut saya.


contact Ananda:
http://ameblo.jp/sunnysundaesmile90/
http://encorevoice.blogspot.com/
http://facebook.com/yukaritelepath

Rabu, 16 November 2011

SHR 09 DOUBLE DAN - A New Dawn


Double Dan adalah band berasal dari Malmo, Sweden yang terdiri dari Dan Lindgren (guitar n Vokal),  Dan Eriksson ( bass ) dan Joakim Ödlund( guitar).ketika kamu mendengarkan Double Dan kamu akan terbawa ke sound swedish pop typical labrador recs mungkin ini terkait dengan personil mereka yg memiliki hubungan dengan band seperti Acid House Kings, club 8 hingga starlet. Bahkan guitarist mereka joakin odlund sampai saat ini masih aktif di Acid House Kings. Album a new dawn sendiri merupakan pembaharuan dari 3 inch CDR mereka sebelumnya yaitu A DAWN yg direlease oleh series two recs. Album A new Dawn merupakan proyek release bareng dari shiny happy recs (Indonesia) dan Dufflecoat Recs(UK). you wont miss this EP!

Dengarkan sample lagu Double Dan disini:
http://soundcloud.com/user2594745/double-dan-a-picture-of-you

SHR 10 JOHAN CEDERBERG - EPs


 Johan Cederberg  adalah soloist yg berasal dari Stockholm, Sweden.  Bersama  Josefine Jinder   sebelumnya dia tergabung dalam Back In Judy's Shack dan sempat merelease album bersama series two recs. Saat ini Johan juga tergabung dalam band bernama Montauk. Johan Cederbeg sendiri terinfluence oleh musisi seperti Simon & Garfunkel, Nick Drake, Karen Dalton, Chet Baker, Elliott Smith, Carole King, Crosby, Stills & Nash, Terry Callier, Janis Ian, Linda Perhacs, Mazzy Star, Joni Mitchell. Ketika  km sudah terbiasa mendengarkan King of Convenience maka  Johan cederberg akan menjadi pilihan baru  kamu.  Get the album EPs only on Shiny Happy Recs!

dengarkan sampe lagu Johan Cederberg disini:

http://soundcloud.com/user2594745/johan-cederberg-singing-hymns

Minggu, 14 Agustus 2011

SHR 08 THE SATURDAY GUY - Everlasting Doesn't Last Forever


EP ke dua dari 3 anak muda dari Bandung yang memainkan musik indie folk ini layak anda koleksi. Mereka memiliki konsep yang matang dari mulai nama band, lyric lagu, musik hingga art cover cd saling berkaitan.  Secara musikalitas mereka menggabungkan indie folk dan dream pop, ini terdengar jelas dari lagu- mereka yg berlatarkan accoustic dan permainan guitar dengan sound full delay dan mendayu dayu. Banyak keunikan - keunikan di album ini seperti koloborasi dengan salah seorang dari komunitas musisi jalanan yang memainkan  suling bernuansa etchnic musik tibet ataupun suara yang mungkin kamu akan mengira berasal dari  sungai yang ternayata adalah aquarium yg ditodong dengan mic. The Saturday Guy  yang menurut Yossy(Vocal,guitar) bisa diplesetkan menjadi  the sad true day” ini terinfluence oleh Owen (U.S) , Angus & Julia Stone (Australia) , Kim janssen (Netherland), Neil Halstead (Mojave 3) , The Sundays, Cocteau Twins, Math & physics club. Album ini sendiri sebelumnya direlease oleh label asal inggris bernama Dufflecoat Recs. Penasaran dengan musik mereka? Order cdnya di shiny happy recs hanya Rp.20.000.

Dengar lagu the saturday Guy disini:

SHR 07 FLANNEL - Sad Story's Ending




Flannel adalah band berasal dari Nagoya, Japan yang hanya terdiri dari satu orang bernama Tomohiro Wakai. Setelah pada tahun 2008  merelease album pertama bertitel Dear something dear someone   bersama series two recs, Flannel aktif  merelease beberapa single bersama label seperti Cloudberry, Edition 59, series two/egnog. Kini album kedua mereka bertitel Sad story’s ending direlease oleh label Indonesia Shiny Happy recs.  Album ini memiliki makna yang sangat dalam yang berisikan sebuah harapan akan berakhirnya bencana yang terjadi di Jepang saat ini di mana pasca gempa dan sunami mereka harus berjuang melawan radiasi. Di  album ini kamu akan mendengarkan hasil karya  dari Tomohiro yang menggarap seluruh lagu lagu  ini sendiri. Flannel benar-benar DIY pop band. Ketika menyimak lagu Flannel mungkin kamu akan teringat akan the radio dept, Letting Up Despite Great Faults bahkan Ride. Buat saya 3 kata untuk mendeskripsikan musik mereka adalah: Dreamy, shoegazery dan Spacey. Bagaimana dengan kamu? Simak sendiri dengan mendapatkan CD mereka di Shiny Happy Recs hanya dengan Rp.20.000. 

dengarkan lagu mereka di sini:
http://soundcloud.com/flannel-1/09-stroke

Senin, 08 Agustus 2011

Interview with THE SATURDAY GUY




THE SATURDAY GUY adalah 3 pemuda dari bandung yang memainkan musik Indie Folk. EP mereka yg bertitel "Everlating doesn't last forever" baru baru ini direlease di England oleh label indiepop bernama Dufflecoat recs. Di Indonesia EP ini direlease oleh Shiny Happy Recs. Untuk tahu lebih dalam tentang THE SATURDAY GUY, Shiny Happy Recs menginterview Yossy lewat Yahoo Messenger. berikut perbincangan seru Eko dan Yossy, silahkan di simak:


shinyhappyrecords: Yos, awal terbentuknya the saturday guy gimana sih? Trus siapa aja orang-orangnya

yossy saturday guy: awal nya saya sendirian lalu ajak temen2 yg bs bass, drums, keyboard. setelah thn 2009, saya mulai mendapat jati diri musik saya yg ternyata jiwa musik nya ada di gitar pure akustik skrg ini jiwa2 utk main musik the saturday guy udah ada di Thonny Adrian (gitar/rythm backing vocal) dan adik saya ago(drums/percussions)

shinyhappyrecords: Jadi tsg hanya berdua?

yossy saturday guy: ber tiga sama saya
saya (gitar akustik, vocalis)

shinyhappyrecords: Tolong koreksi kalo saya salah, musik kalian folk/pop yang kental terpengaruh king of convenience? Gmn kalian mendeskrepsikan musik tsg?

yossy saturday guy: tenang saja eko, saya sgt menghargai utk masalah penilaian org terhadap genre (terutama genre di musik saya) kalo saya (jujur secara pribadi) mendeskripsikan musik saya dgn genre Indie Folk (krn sound kami akustik, dgn drum yg lembut/soft & bbrp perkusi, harmonika)  dan dream pop (akustik gitar dgn full delay dgn melodi mendayu2) sebenarnya bkn kings of convenience yg mempengaruhi kami tapi band2 dari sisi indie folk nya bisa disebut seperti Owen (U.S) , Angus & Julia Stone (Australia) , Kim janssen (Netherland), Neil Halstead (Mojave 3) dsb . dgn gitar akustik ber delay, saya kental memainkan pola note/pattern pop dgn ketukan down beat seperti The Sundays, Cocteau Twins, Math & physics club dsb, jadi saya bisa bilang itu adalah perpaduan antara indie folk dan dream pop.

shinyhappyrecords: Trus sudah ada berapa releasan sejauh ini?

yossy saturday guy: ini EP pertama yg sukses krn kami TSG sendiri puas secara pribadi releasean the saturday guy yg lain ada di kompilasi "sacred music" saya cover lagu as long as she's needed nya Trembling Blue Stars, ada di track 19, track terakhir di album sacred music, tp saya krg tahu. album itu sudah dirilis oleh gary sansom atau belum


shinyhappyrecords: Deskripsi yg menarik, saya penasaran ada apa dibalik nama the saturday guy?
 

yossy saturday guy: hmm lumayan rumit ini saya jawabnya, smoga bisa dimengerti 
1. saya tdk tahu apakah ini ambisi atau impian. tapi saya ingin jika setelah mati saya akan memiliki dunia saya sendiri, dan saya menjadi planet yg (mirip) saturn (saturnus). itu adalah planet terindah. kesimpulan pertama, saturday dari kata saturnus
2. mitologi yunani, God of Saturday adalah Planet Saturnus (Dewa hari Sabtu) http://en.wikipedia.org/wiki/Saturn_%28mythology%29 Saturn is the namesake of both Saturn, the planet, and Saturday (dies Saturni).


shinyhappyrecords: Wah saya sama sekali ga kepikiran ke situ yos soal filosopi nama band kalian..sangat dalam


  yossy saturday guy: blm selesai ini juga mas eko, msh ada arti lain nya
 

shinyhappyrecords: Ok maaf dipotong... Silahkan dilanjutkan hehehe
 
yossy saturday guy: krn harap maklum, saya belajar filsafat , pecinta mitologi yunani dan astronomi, hihihi

shinyhappyrecords: Silahkan yos...dilanjutkan


yossy saturday guy: duh maaf, arti ke 3. the sad true day *ini plesetan yg paling pas sepertinya (plesetan dr beberapa teman yg mengenal saya, mereka berasumsi bahwa sebenarnya saya berniat menyelipkan (dgn misterius) didalam kata saturday itu ada kata sad ditengah2 nya)

shinyhappyrecords: Ehmm... Got the message


yossy saturday guy: kesimpulan 3 : hari sabtu yang sungguh sedih


shinyhappyrecords: Kenapa sad?


yossy saturday guy: silahkan bisa dilihat di lirik2 lagu the saturday guy nya hehe

semua pertanyaan2 krn kegelisahan dan keresahan dlm hidup pertanyaan2 yg tdk pernah terjawab bisa dimengerti tapi tidak bisa direalisasikan sebuah jalan yg "stuck" .. dan ujung2 nya hrs mengalami kebencian terhadap "sesuatu yang tak terbatas di luar kemampuan manusia" dan saya hanya bisa menulis lirik (berfilosofi) dgn metafora metaforatentang complicated lifekalo saya berpikiran seperti org mayoritas maka saya mungkin bisa berasumsi "dlm hidup ini ada takdir atau nasib yg mengatur hidup atau apapun itu namanya"dan jika hal itu ada. maka hal itu lah yg paling saya benci dari smua hal di dunia ini yg menimbulkan keresahan, kegekisahan dan beribu pertanyaan2



Shinyhappyrecords: Jadi intinya kebencian akan taktir ?

yossy saturday guy
: ya benar, tapi sayangnya, disini saya tidak percaya takdir atau nasib.. hehe saya hanya bertanya2 dlm hidup, kenapa begini, knp begitu? apakah saya tidak dapat merubahnya? seperti apa yg saya mau? nah gitu intinya mas eko






shinyhappyrecords: Balik lagi ke ep "everything doesn't last forever", apa sih cerita dibalik title ini?

yossy saturday guy: *ini juga rumit . harap maklum sekali.

shinyhappyrecords: Silahkan dijabarkan


yossy saturday guy: 1. Everlasting Doesn't Last Forever , saya selalu berpikir bahwa apapun didunia ini tidak ada yg abadi bahkan sesuatu yg org2 bilang itu bisa abadi (pst anda sering melihat kompilasi yg bernama Everlasting Love, Immortality dsb)


shinyhappyrecords: Hehehe everlasting love.


yossy saturday guy: hehe nangkep yah mksd saya


shinyhappyrecords: Iya.. Lanjutkan

yossy saturday guy: 2. Saya kaitkan kalimat di tittle ini dgn analogi bhiksu yg merokok dan bermain gitar bhiksu sperti yg kita smua tahu. org suci, menjaga kesucian dlm menuruti perintah kitab suci, jalan hidup yg sgt sgt manusiawi, tp dibalik itu dia punya hati yg "idealis" . dia menemukan sesuatu seperti rokok dan kesegaran jiwa dgn bermusik
intinya : "tidak selamanya bhiksu adalah BHIKSU" tdk selamanya bhiksu itu kaku, taat aturan, taat tuhan nya, dia pun bisa menuruti kata hati utk mencari kebahagiaan dan cara dia menikmati hidup nya. "tanpa keluar dr batas manusiawi n sama sekali" 3. memberi pesan pada semua orang, bahwa inilah kenyataan yg ada dalam hidup. kehilangan sesuatu apapun, maka haruslah diterima. kembali kepada "sesuatu yg tak terbatas diluar kemampuan manusia"



shinyhappyrecords: Bicara tentang proses rekaman nih yos, kalian ngerekam materi lagu ini dimana sih?

yossy saturday guy: di bogor

shinyhappyrecords: Jadi sebenernya kalian band bandung apa bogor nih?

yossy saturday guy: bandung

yossy saturday guy: di bogor hanya tempat kita rekaman saja
ditempat adik saya ago

shinyhappyrecords: Itu di studio atau kamar? Gmn proses rekamanya yos?
 
yossy saturday guy: ah cuma di kamar pake soundcard dan PC saja, kita hanya band amatiran pas pasan hehe yg paling ribet adalah drums n percussions yg dimainkan ago
alat2 dia banyak seperti chimes, (dia pinjem diem diem dr gereja) dibawa kekamar spy bs ditodong mic, krn ga mgkn bawa PC nya ke gereja bass pun pinjem

shinyhappyrecords: Iy ga apa2 yos asal jangan uang kolekte gereja juga di pinjem hehehe
yossy saturday guy: hehe

yossy saturday guy: ga lah

shinyhappyrecords: Just kidd

yossy saturday guy: kebetulan adik saya guru drum disitu, jd aman2 saja
*untungnya

shinyhappyrecords: Yos, cerita donk tentang etchnic version dari you don't need a fool like me!

yossy saturday guy: itu saya rekaman jam2 pagi di studio temen jam 2 pagi
saya kolaborasi sama seniman dari sumedang, sahabat karib di seniman bangun pagi (komunitas pemusik jalanan)namanya kang Ato. Dia main suling bambu sunda
di awal lagu dan saya rubah tune gitar di senar2 tertentu, skr saya uda lupa itu tune settingan nya gmn. kok bisa sama sama sulingyossy saturday guy: *ajaib

shinyhappyrecords: lalu disitu ada latar suara sungai atau air terjun?

yossy saturday guy: oh itu , itu akuarium . jaraknya 4 meter dr pintu studio temen
saya todong pake mic

shinyhappyrecords: Sadis...

yossy saturday guy: sblm saya rekaman sama kang Ato, saya punya konsep di otak "ini lagu harus terdengar seperti sedang di pegunungan tibet bersalju (alias tempat bhiksu2 ) "
dan intro ini sengaja seperti lagu pengiring meditasi atau yoga, berbau dataran tinggi tibet
maka hrs ada suarau natural seperti air utk menyatu dgn alam
yossy saturday guy: *suara

shinyhappyrecords: Edan, benar benar terkonsep

yossy saturday guy: Terimakasih untungnya, kang ato bisa memainkan note seperti itu dgn suling bambu (krn biasanya suling bambu dimainkan dgn nada yg sunda bgt)
 
shinyhappyrecords: Makanya saya awalnya agak bingung.. Ini etchnic sunda atau apa ya kok terdengar seperti lagu dataran china..seperti film kungfu
 
yossy saturday guy: tepat ,itu lah konsep nya (pegunungan tibet tempat para bhiksu dilahirkan)itu ethnic tibet. Sebenernya saya dapet inspirasi itu waktu meditasi di kuil di daerah lembang
 
shinyhappyrecords: Gimana ceritanya tuh bisa sampe meditasi disana?

Yossy saturday guy: menenangkan diri: saya suka pergi ke gunung bawa gitar
kadang saya duduk di bawah pohon di lembah, atau di kebon sayur yg ga mgkn ada orang disekitar situ (kcuali petani2) klo uda malem saya pindah ke atap/balkon atas rumah.ditempat2 itulah inspirasi ku datang
 
shinyhappyrecords: Bagaimana jika pohon2 itu lembah2 itu nantinya berubah jadi gedung2 pencakar langit? apa kamu akan berhenti main musik?
 
yossy saturday guy: ah tidak..aku pst menemukan landscape2 baru lg..: selalu ada gunung2 di dataran bandung ini yg blm terjamah manusia kok


shinyhappyrecords:
Ceritain donk yos gmn ep ini bisa nyasar sampe ke England
 dan Gmn perkenalan kamu sama Gary!
 
yossy saturday guy: ya ampun. mgkn itu "miracle"awalnya hanya teman biasa saja.. saya bahkan ga pnh berpikiran dia itu akan membuat sebuah records sejak saya kenal Gary, byk "impian" dlm list hidup saya yg ter finishkan, saya beruntung sekali kenal Gary, lebih beruntung lg. dia suka lagu2 saya dan dia mau merilisnya dengan senang hati

shinyhappyrecords: Pasti banyak fans dari luar sana setelah ep ini direlease ya ? Gimana respon mereka?
 
yossy saturday guy: saya malah ga tau fans saya siapa aja sebagian besar bukan temen saya dan saya ga kenal mereka
 
shinyhappyrecords: Ya itu dia yg dinamakan fans hehehe
 
yossy saturday guy: sejauh ini respon (yg deket2 atw dr teman2 saya sendiri)
mereka suka lagu2 nya, oh ya mungkin begitu. itu fans namanya yah? hehe
saya lebih suka mereka disebut "listener"


shinyhappyrecords: Lanjut yos

yossy saturday guy: please
 
shinyhappyrecords: Gig gmn yos, kalian sering manggung manggung ga? Ada cerita menarik sekitar manggung kalian?
 
yossy saturday guy: manggung. haha
 
shinyhappyrecords: Hahah iya begitulah bahasa kondangnya gig
 
yossy saturday guy: kita cuma maen di gig2 kecil sperti garrage sale atau di car free day dago pas hari minggu atau di acara kampus unpar (krn temen2 thony *gitaris ku jg ada yg suka lagu2ku) tapi kita hanya maen di gig kalo ada undangan aja
 
shinyhappyrecords: Itu yg bawain lagu koc aku liat di youtube itu gig dimana?
 
yossy saturday guy: itu di garrgae sale nya temen2ku dr unpar *garrage
gig kecil2 an aja utk menghibur yg belanja hehe
 
shinyhappyrecords: Yg nonton dibelakang kamu cewek geulis euy hahahha
 
yossy saturday guy: haha itu pacarnya temen ku kita kolaborasi utk lagu the sundays
dia singer n guitarist nya, suaranya pas utk lagu the sundays
 
shinyhappyrecords: Pantesan deket sekali ya di Video itu kirain dia diehard fansnya tsg heheh
 
yossy saturday guy: diehard? bruce willis itu film favorit dr saya kecil Hahaha
namanya alfa, kita juga upload di youtube pas cover lagu the sundays
 
shinyhappyrecords: Kalo saya suka karate kid yg lama hehehe
 
yossy saturday guy: haha tapi saya paling suka MacGyver
dan Back to the future*marty Mcfly
 
shinyhappyrecords: Saya lebih suka my secret identity atau the greatest american hero hehehe
 
yossy saturday guy: jd sharing childhood movies
 
shinyhappyrecords: Hahahaha

shinyhappyrecords: Lanjut yos pertanyaan yg ga ada hubunganya sm musik
 

yossy saturday guy: silahkan, saya takut ditanya tentang cinta..
jangan yah
 

shinyhappyrecords: Hahaha, Karena kamu bilang gt, ya ud bisa diceritakan gmn kisah percintaan kamu yos
 

yossy saturday guy: ah tuh kan bener, ga mau jawab mas eko
maaf, makanan kesukaan saya saja yah
 

shinyhappyrecords: Apa itu dituangkan dalam lagu even If I gaze?
Hehhe
 

yossy saturday guy: -_--_-" ampun mas ga bisa jawab saya
saya mau nanya dulu. apakah di lagu even if i gaze . artinya sungguh mudah dimengerti yah?
 

shinyhappyrecords: Mungkin kalo orang langsung mengartikan lyric itu dengan hanya sekali mendengar lagu itu bisa dibilang iya
Tapi saya yakin itu ada makna lain
 

yossy saturday guy: tepat dugaanku hmmm...apakah saya HARUS menjawab nya ?
atau saya boleh memilih utk tidak menjawab?
 

shinyhappyrecords: Iya donk... Jawab jawab jawab..
 

shinyhappyrecords: Kegiatan sehari hari apa aja yos selain main musik?

yossy saturday guy: cari nafkah hehe
 
shinyhappyrecords: Apa rencana kedepan yos buat tsg ? Terobsesi utk jadi band besar ga?
 

yossy saturday guy: ga ada, bln Agustus pertengahan ni saya mau ke bogor recording album berikutnya title albumnya "Snow Sighing on Winter" album dgn tema musim dingin , utk mendinginkan pikiran sampai akhir tahun
 

shinyhappyrecords: Bakal direlease dufflecoat lagi?
 

yossy saturday guy: iyah
 

yossy saturday guy: eko pun boleh merilisnya kalo berminat
 

shinyhappyrecords: Minat sekali yos

yossy saturday guy: terimakasih sekali , saya menghargainya


shinyhappyrecords: Ya sudah yos...kayaknya  sudah semua saya tanyakan... sudah jam 2 pagi jg..thanks ya atas waktunya.
 
yossy saturday guy: sama sama eko, saya terimakasih juga





Dengar lagu The Saturday Guy disini:
http://soundcloud.com/yossy_saturdayguy/the-saturday-guy-even-if-i



Minggu, 05 Juni 2011

Interview with FLANNEL



This time around I’m going to introduce you a finest DIY pop band from Nagoya, Japan which consist only one member named Tomohiro Wakai and he named the band as FLANNEL. It’s really a fun thing to do that Shiny Happy could release their LP Sad Story’s Ending .I’m quite sure that FLANNEL will be listed down as your fav pop band. Here is the interview with Tomohiro Wakai , check this out:

Shiny Happy: Hi Tomohiro, I’m glad that finally I could release Sad Story’s Ending in Indonesia.:) What are u busy at right now? I heard you’ve been preparing for the release with peru indiepop label. What label? Could you tell us!

Flannel: Hi Eko, I’m so glad too! I’m so happy to work with you, and thank you for introducing me to indiepop fans of Indonesia.Yes I’ll release next single from susy recs in Peru. Do you know this label? This single includes 3 new tracks that aren’t inclucec in the album and format is 3” CD. I’ve finished recording , so now I’m just waiting for release day. It will be released sometime this year.

Shiny Happy: Lets go back to the moment when you started with Flannel. When and how you started the idea in making this project?

Flannel: I started Flannel in 2004. Before then, I was making songs from about 14 years old, though I didn’t try to have someone listen to my songs for a long time, because i was so shy and wasn’t confident of my songs. But one song that I made changed my mind and started to upload my songs on some free streaming sites like myspace. That was the beginning.

Shiny Happy: was there a single moment that made you want to be a musician?

Flannel: one day I thought that I was saved by a lot of songs, and if I could save or help someone by my songs even it’s just a little influence, it will be so wonderful, And then I’ll be able to reply the kindness music that saved me as a result. Maybe it was a moment.

Shiny Happy: Why do you decide to have a concept as “one person” band which is only 1 person in the band?

Flannel: one reason is that I am laying weight in making the recordings more than do gigs. Other reason is I want to control song details all by myself.However, because it is limited that I can do alone, I think whether acting with someone is also good for me.

Shinny Happy: With only 1 person in the band how do you usually perform on stage? Do you have additional musicians or you just simply using Laptop or anything else?

Flannel: when I’m on stage , I usually sing with playing bass guitar, and have additional musicians, two guitars and drums. My live recording is now on sound loud, so please check this: http://soundcloud.com/flannel-1

Shiny Happy: Dreamy, Shoegazery and Spacey Do you thing those 3 words represent your music? please describe more about your music!

Flannel: I guess these are the important factor of my songs, but not all. I’ve been influenced from the music of various genres. Well...I can’t describe exactly with words.

Shiny Happy: What’s your lyrics deal with?

Flannel: More about conflict of my mind I felt or feel now. And rest are about love.

Shiny happy: to me Your first Lp Dear Something, Dear Someone is one of great LP , could you tell us about that release!

Flannel: Thank you for your kind words! I recorded these songs among 2007-2008. Chris from series two records offered me to put out the album, so I completed the album by making a new tune, and choosing from the tune that had already been recorded. I think this album is very suitable for listening with headphones and watch sun goes down on the hill.

Shiny Happy: How many releases do you have so far? What are they?

Flannel: So far I released 1 album “dear something, dear someone” (series two recs) and 3 singles: “drops”(cloudberry recs),” close”(Edition 59), “thinking about you”(series two/egnog recs) and now I will be released 2nd album from your label, and 4th single will be released. I also participated in some compilations.

Shiny Happy: The title of this album is Sad strory’s ending, any story to share regarding this album title?

Flannel: You know Japan encountered big earthquakes and tsunami. Moreover, there is a radiation poisoning too and it exists in the total mess. So the life seems to be tragic for many people. But I think that sad story’s ending is not necessarily to be sad. It could be happy one if all we believe in. I included such a desire to this title.

Shiny Happy: How do you record all the songs from this LP? Do you record those songs in your room or other place? Tell us more!

Flannel: I recorded all tracks in my room. I don’t use any studios for recording ever. Neither, I don’t use laptop except do mastering. I usually record songs with digital MTR and sequencer, Fender guitar and bass and the other stuffs. I love DIY ways.

Shiny Happy: Do u gig a lot?

Flannel: I do gig rarely. I’ll do next gig in November this year in Japan. More details are coming soon. So stay tunes! I hope I could do gig in Indonesia someday.

Shiny happy: Which gig has really stayed in your mind, the show you can’t forget! Why?

Flannel: the starlet japan tour 2008 is! In Nagoya (my hometown), I played as a front act of them. Before gig, we talked many with them while drinking coffee in the cafe. They were so kindly and friendly. It was a wonderful time that I can’t forget.

Shiny happy: It’s just my opinion, so far you’re the best pop band that Japan has . How do people in Japan give respond to your music? Do you have a lot of fans there?

Flannel: thanks! I’m so happy to hear that! But I’m known only to small number of people in Japan. I don’t release any CDs from japanese label except a few compilations and do gig rarely. These are the reason, I guess. Of course I’m full of the gratitude and think there is a meaning that makes the song even if it’s a little number.

Shiny Happy: Please tell us about Japanese indiepop scene!

Flannel: There are so many good indie band and label in Japan, also a lot of indie band come to japan to do gig all around the world. So I think the scene is active in the lucky circumstane.

Shiny Happy: what other japanese bands I should hear !

Flannel: you must listen “Bertoia”, “ Caucus”,”Sloppy Joe” Or you already know them? And you must check these labels: “High Fader recs” & “TKO”

Shiny Happy: what’s your biggest ambition for Flannel?

Flannel: I don’t have any ambition at least so called ambition. All I want is to keep singing until my dying day.

Shiny Happy: Tomohiro, please list down your top 5 favorite bands!

Flannel: Nowadays top 5 are: 1. Under Electric Light 2. The Pains of Being Pure At Heart 3. Letting Up Despite Great Faults 4. The Radio Dept 5. Bertoia
And all time top 5 are: 1. Rocketship 2. Venus Peter 3.Ride 4. Teenage Fanclub 5. My Bloody Valentine

Shiny Happy: what other activities do you do beside playing music?

Flannel: I made hand made printed T-SHIRT before but now I mostly play with my daughter. She’s so cute.

Shiny Happy: What do you know about Indonesian Indiepop scene?

Flannel: I know some cool artists like Astrolab, Brilliant at Breakfast, Anne Marrie, Mocca, Twisterella, Funny Little Dreams, etc. I guess an Indiepop scene in Indonesia is wonderful as well as that Japan, US and Sweden.

Shiny Happy: do u have any message to people in Indonesia?

Flannel: I hope you can enjoy my album. And If I can give pop fans in Indonesia a chance to become interested in indiepop scene in Japan it would be greatly appreciated.

Shiny happy: thank u for the interview Tomohiro 

Flannel: Thanks for everything, Eko! I hope we’ll meet someday in Indonesia or Japan

Listen to Flannel's songs Here:
http://soundcloud.com/flannel-1/09-stroke#